Text
Menanggulangi Problem Jumping Proses Dengan Sistem Pokayoke Pada Pos 14 Di Line Cylinder Block
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) senantiasa melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) guna menjaga kualitas produk dan efisiensi proses produksi. Salah satu permasalahan yang ditemukan di Line Cylinder Block Pos 14 adalah terjadinya jumping proses yang menyebabkan lolosnya kiriko (serpihan logam) pada lubang balance shaft, sehingga berdampak pada kualitas produk akhir. Penelitian ini bertujuan untuk menanggulangi permasalahan tersebut dengan mengembangkan sistem Pokayoke berupa Pokayoke Stopper yang dilengkapi dengan sensor proximity sebagai alat pengunci otomatis untuk mencegah proses terlewati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan sistematis yang mencakup identifikasi masalah, perancangan alat, pembuatan prototipe, uji coba, hingga evaluasi performa alat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pengujian langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Pokayoke Stopper secara signifikan berhasil menurunkan kasus jumping proses, dengan pencapaian zero defect pada lubang balance shaft setelah implementasi alat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem Pokayoke yang dirancang terbukti efektif dalam meningkatkan akurasi proses dan mencegah kesalahan manusia (human error), sekaligus mendukung peningkatan kualitas dan stabilitas produksi di lini Cylinder Block Pos 14.
Tidak tersedia versi lain