Text
Menanggulangi Problem Sensor Stopper Outfeed pada Mesin Automation Transfer Cylinder Block
Permasalahan chokotei atau gangguan kecil yang berulang menjadi salah satu faktor penyebab turunnya produktivitas pada lini produksi otomotif. Salah satu masalah dominan yang ditemukan pada mesin Automation transfer cylinder block adalah gangguan pada sensor stopper outfeed, khususnya pada unit rack shutter. Gangguan ini disebabkan oleh auto switch sensor yang bergeser. Kondisi ini mengakibatkan aliran material ke proses machining terhambat, meningkatkan downtime, menurunkan Overall Equipment Effectiveness (OEE), serta menimbulkan potensi line stop. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab terjadinya problem auto switch sensor stopper outfeed serta merumuskan langkah penanggulangannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan Quality Control Circle (QCC) melalui delapan tahapan, yaitu klarifikasi masalah, analisis kondisi yang ada dengan prinsip 3 Gen (Genba, Genji, Genbutsu), penetapan target perbaikan menggunakan metode SMART, analisis sebab-akibat dengan Fishbone diagram 4M+1E, perencanaan penanggulangan, pelaksanaan perbaikan, evaluasi hasil, serta standarisasi tindak lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar permasalahan berasal dari pergeseran auto switch sensor stopper outfeed. Setelah dilakukan pemasangan bracket anti-getar, downtime akibat gangguan sensor berhasil ditekan. Frekuensi trouble berkurang signifikan, distribusi cylinder block menjadi lebih lancar, dan nilai OEE meningkat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perbaikan sederhana namun terstruktur terhadap auto switch sensor stopper outfeed mampu memberikan dampak besar terhadap stabilitas proses produksi.
Tidak tersedia versi lain